Qatar Petroleum Perusahaan Minyak Milik Qatar

Qatar Petroleum Perusahaan Minyak Milik Qatar

Qatar Petroleum Perusahaan Minyak Milik Qatar – Qatar Petroleum( QP) merupakan kepunyaan negeri minyak industri Qatar. Industri melaksanakan seluruh aktivitas minyak serta gas di Qatar, tercantum investigasi, penciptaan, pemurnian, pemindahan, serta penyimpanan. Kepala negara& CEO QP merupakan Saad Sherida Al- Kaabi, Menteri Negeri Hal Tenaga. – aspo-usa.com

Qatar Petroleum Perusahaan Minyak Milik Qatar

Pembedahan QP dengan cara langsung terpaut dengan tubuh pemograman negeri, daulat pengatur, serta tubuh kreator kebijaksanaan. Bersama- sama, pemasukan dari minyak serta gas alam menggapai 60% dari PDB negeri. Pada 2018 itu merupakan industri minyak terbanyak ketiga di bumi dengan persediaan minyak serta gas.

Sejarah

Pendirian

Sehabis Perang Bumi I serta runtuhnya Imperium Ottoman, Qatar jatuh dalam lingkup akibat Inggris serta izin minyak bumi awal di negeri itu diserahkan pada tahun 1935 pada pelopor British Petroleum, Anglo- Iranian Oil Co.( AIOC). Sebab kewajibannya bersumber pada Akad Garis Merah, AIOC alihkan izin pada industri federasi dari Iraq Petroleum Co., Petroleum Development( Qatar) Ltd. (PDQ), yang hendak melaksanakan izin itu.

Baca Juga : Superior Oil Company Merupakan Perusahaan Minyak Milik Amerika

PDQ setelah itu bertukar julukan jadi Qatar Petroleum Co.( QPC). Pada bulan Oktober 1938, Dukhan Nomor. 1 disemprotkan serta menciptakan 4. 000 barel per hari( 640 meter 3/ hari) pada Januari 1940. Tetapi, Perang Bumi IIpengembangan tertunda hingga tahun 1947 serta ekspor minyak anom awal terjalin pada tahun 1949.

Izin bebas tepi laut awal diserahkan pada tahun 1949 pada International Marine Oil Company (IMOC), yang ialah anak industri Superior Oil serta Central Mining& Investment Co yang tertera di London. Pada tahun 1952, sehabis IMOC ditarik, Shell Co.- Qatar( SCQ) mendapatkan hak investigasi buat beberapa besar area bebas tepi laut. Pada tahun 1960 serta 1963, cerang Idd Al- Shargi serta Maydan Mahzam ditemui, tiap- tiap. Alun- alun bebas tepi laut terbanyak, Bul Hanine, ditemui pada tahun 1970 serta mulai bekerja pada tahun 1972.

Pemogokan pekerja

Terdapat beberapa keluhan oleh pekerja minyak di industri sepanjang tahun 1950- an serta 1960- an. Jam kegiatan, imbalan serta situasi amat bermacam- macam saat sebelum identifikasi peraturan ketenagakerjaan di negeri itu. Pembayaran lewat waktu tidak tidak berubah- ubah, pekerja dapat dihentikan sebab pelanggaran kecil serta kebanyakan menemukan pendapatan yang sedikit bila dibanding dengan Angkatan laut(AL) Thanis berkedudukan besar, administratur Inggris, serta karyawan asing. Pemogokan dini berpusat pada imbalan serta situasi, serta emir mendesak pemogokan kala membincangkan kontrak terkini buat memencet izin dari industri minyak.

Sehabis pemogokan tahun 1951, penguasa mendeportasi pegawai Dhofari sebab bentrokan dengan pegawai Qatar. Pada bulan Juli 1951, nyaris 900 pegawai menyangkal buat kembali bertugas sehabis penahanan 6 orang yang mengetuai pemogokan. Pasar- pasar di Doha mengakhiri operasinya buat membuktikan kebersamaan, yang menciptakan izin penguasa atas desakan para pekerja. Pada 17 Juli, para pekerja yang ditahan dibebaskan serta imbalan minimal dinaikkan satu rupee. Walaupun terdapat koreksi dalam imbalan, pemogokan lalu bersinambung sejauh tahun.

Juru mudi industri menentang koreksi situasi kegiatan pada bulan September, serta pada bulan Oktober, pekerja di Mesaieed melangsungkan keluhan melantamkan pembaruan perumahan. Pada bulan Agustus 1952, suatu aliansi pegawai mengantarkan desakan mereka pada Ahmad Angkatan laut(AL) Thani, putra emir Ali Angkatan laut(AL) Thani. Desakan mereka berfokus pada koreksi situasi kegiatan, berkurangnya orang asing di posisi besar, serta ekskalasi imbalan. Ahmad menyangkal desakan ini, menimbulkan para pekerja mengantarkan keluhkesah mereka pada Inggris.

Keluhan jadi terpaut dengan bagian lain di medio 1950- an, paling utama Pan- Arabisme, anti- kolonialisme serta ketidakpuasan dengan keluarga penguasa. Ini, beberapa, sebab pekerja Qatar dipengaruhi oleh patriot Arab yang dipekerjakan dari negara- negara semacam Irak serta Yaman. Suatu pemogokan pekerja besar terjalin pada tahun 1955, serta emir memakai gerombolan anti huru hara buat memencet ketidakpuasan. Salah satu keluhan terbanyak terjalin pada tahun 1956; itu menarik 2. 000 partisipan, yang beberapa besar merupakan Qatar berkedudukan besar yang berkawan dengan patriot Arab serta pekerja minyak yang tidak puas.

Selaku asumsi, penguasa memasukkan klausul dalam kontrak pekerja yang mencegah kegiatan politik. Pada tahun 1957, bentrokan antara industri serta Ahmad Angkatan laut(AL) Thani timbul sehabis beliau menginstruksikan kincir minyak bonus buat dibentuk atas bayaran industri. Penguasa membuat unit daya kegiatan pada tahun 1959. Pada tahun 1963, suatu golongan pegawai yang diucap Front Aliansi Nasional dibuat, dengan salah satu desakan kuncinya merupakan lebih banyak hak untuk pekerja minyak Qatar.

Menasionalisasi zona minyak

Pada tahun 1973, negeri mengakuisisi 25 persen saham di izin bumi QPC serta izin bebas tepi laut SCQ. Selaku bagian dari akad itu, kepemilikan penguasa hendak bertambah sebesar 5 persen tiap tahun sampai menggapai 51 persen pada tahun 1981. Tetapi, pada dini tahun 1974, akad dini dicabut sehabis QPC membenarkan akad terkini yang membolehkan negeri buat tingkatkan kepemilikannya. saham di kedua industri jadi 60 persen.

Pada bulan Desember 1974, penguasa dengan cara sah memublikasikan niatnya buat mengakuisisi sisa saham SCQ serta QPC. Ketetapan penguasa yang disahkan pada tahun 1975 melaporkan kepemilikan penguasa atas sisa saham. Perundingan sepanjang tahun- tahun selanjutnya menyebabkan penguasa mengutip ganti kepemilikan penuh atas izin bumi QPC pada bulan September 1976 serta aktivitas bebas tepi laut SCQ pada bulan Februari 1977, alhasil seluruhnya menasionalisasi zona minyak.

Pada tahun 1991, Qatar Petroleum mengawali program kenaikan sarana penciptaan minyak. Program itu antara lain memperkenalkan bentuk Diyab( Dukhan) dengan cara online serta enhanced oil recovery( EOR), spesialnya di alun- alun Dukhan. QP menginginkan buat tingkatkan kapasitas di Dukhan dari 335. 000 bbl/ d( 53. 300 meter 3/ d) pada tahun 2006 jadi 350. 000 bbl/ d( 56. 000 meter 3/ d) pada tahun 2008. QP melaksanakan profesi seragam di sebagian alun- alun yang lebih kecil, tercantum di bebas tepi laut Bul Hanine serta Maydam Mahzam. Peluang buat temuan terkini terbatas. QP melaksanakan banyak aktivitas investigasi sepanjang dini 1980- an, namun investigasi menyusut sebab keunggulan minyak pada medio 1980- an terus menjadi kilat.

Semenjak itu, QP mendesak operator asing buat mengajukan permisi investigasi. Walaupun jumlah sumber yang dibor berkembang dengan cara penting menjelang akhir tahun 1980- an, cuma sedikit yang sukses. Beberapa besar investigasi serta penciptaan terkini( E&P) dicoba di bebas tepi laut oleh industri minyak global, tercantum ExxonMobil, Chevron, serta Keseluruhan. Sedangkan E&P kasar lagi berjalan, belum terdapat temuan minyak besar di Qatar sepanjang dasawarsa terakhir. Penciptaan minyak terkini yang sangat diduga hendak tiba dari Maersk Oil( Denmark), yang melaksanakan alun- alun Angkatan laut(AL) Shaheen.

Maersk menggapai perjanjian dengan Qatar Petroleum pada bulan Desember 2005, di mana industri berarti buat menggali lebih dari 160 sumber penciptaan serta injeksi air dan membuat 3 pujian bebas tepi laut. Keseluruhan penciptaan minyak dari Angkatan laut(AL) Shaheen direncanakan hendak ditingkatkan dengan cara berangsur- angsur dari 240. 000 bbl/ d( 38. 000 meter 3/ d) pada dini 2006 jadi 300. 000 bbl/ d( 48. 000 meter 3/ d) pada akhir 2009. Kala berakhir, Qatar hendak mempunyai lebih dari 1. 100. 000 bbl/ d( 170. 000 meter 3/ d) dalam kapasitas penciptaan minyak anom.

Pada Agustus 2019, industri minyak serta gas berintegrasi multinasional Prancis, Keseluruhan, mengonfirmasi penandatanganan perjanjian buat mengirim sebagian asetnya di Kenya, Guyana, serta Namibia ke Qatar Petroleum. Dengan perjanjian itu, QP hendak menggenggam 30% kepemilikan di Gulungan 2913B serta 28, 33% di Gulungan 2912 Namibia. QP pula hendak mempunyai 40% dari industri yang menggenggam 25% saham Keseluruhan yang terdapat di gulungan Orinduik serta Kanuku di Guyana serta 25% di Gulungan L11A, L11B serta L12 Kenya.

Jaringan pipa, ekspor serta kilang

QP melaksanakan jaringan pipa minyak Qatar, yang mengangkat cadangan dari cerang minyak ke kincir tunggal serta halte ekspor negeri itu. QP melaksanakan jaringan pipa bebas tepi laut yang besar yang bawa minyak anom dari cerang minyak bebas tepi laut ke Pulau Halul, di mana minyak bisa diproses buat ekspor. Di bumi, beberapa besar minyak dikirim ke Umm Said buat dimurnikan ataupun diekspor.

Qatar mempunyai 3 halte ekspor penting: Umm Said, Pulau Halul, serta Suku bangsa Laffan. Qatar umumnya mengekspor dekat 600. 000 bbl/ d( 95. 000 meter 3/ d) minyak anom serta dekat 20. 000 bbl/ d( 3. 200 meter 3/ d) produk minyak olahan. Beberapa besar ekspor berangkat ke Asia, dengan Jepang selaku akseptor tunggal terbanyak( dekat 380. 000 bbl/ hari( 60. 000 meter 3/ d) minyak anom tahun 2006). Di pasar global, klien penting merupakan Emirates National Oil Co.( ENOC), Glencore, Bakri Trading, Vitol, Mitsui serta ITOCHU.

Pemurnian dicoba oleh 2 kilang- Kilang QP di Umm Said serta Kincir Laffan di Suku bangsa Laffan. Tidak hanya itu Qatar Petroleum mempunyai 2 industri patungan dengan Sasol Afrika Selatan( Orix GTL) serta Anglo- Dutch Shell( Pearl GTL) yang memproduksi produk minyak alam bikinan( GTL- naphtha, GTL- diesel) dari gas alam memakai Gas- to- Teknologi larutan.

Kincir awal Qatar dibentuk di Umm Said pada tahun 1953. Pergantian awal Kincir berakhir pada tahun 1974. Pada dini 1980- an, perkembangan mengkonsumsi lokal sedemikian muka alhasil Qatar mulai mengimpor produk olahan. Pada tahun 1983, kincir 50. 000 bbl/ d( 7. 900 meter 3/ d) mulai bekerja di Umm Said. Dikala ini, Kincir Umm Said mempunyai kapasitas desalinasi 137. 000 bbl/ hari( 21. 800 meter 3/ hari).

Kincir Laffan( RL1) mulai on- stream pada September 2009. Kincir itu mempunyai kapasitas pengerjaan 146. 000 barel( 23. 200 meter 3) per hari gerakan serta menggunakan kondensat alun- alun yang dibuat di alun- alun Gas- Kondensat South Pars/ North Dome. Sehabis revamp kincir berakhir( RL2) hendak mempunyai kapasitas pengerjaan 292. 000 bbl/ d( 46. 400 meter 3/ d).

Pandangan penjualan serta menguntungkan buat ekspor Produk Lembut seluruhnya dikendalikan oleh Direktorat Penjualan Qatar Petroleum( Tasweeq). Pada Januari 2020, Qatar Petroleum memaraf akad 15 tahun dengan Kuwait buat menyediakan 3 juta ton gas alam cair( LNG) per tahun.

Cetak biru Lumba- lumba

Qatar Petroleum merupakan bagian dari Cetak biru Gas Dolphin, yang mengaitkan jaringan gas alam Oman, Uni Emirat Arab, serta Qatar dengan pipa gas alam rute batasan awal di area Teluk Persia. Cetak biru ini dibesarkan oleh Dolphin Energi, suatu asosiasi yang dipunyai oleh Mubadala Development atas julukan penguasa Abu Dhabi( 51 persen), Keseluruhan( 24, 5 persen), serta Occidental Petroleum.( 24, 5 persen). Cetak biru Dolphin membuat perkembangan yang penting pada tahun 2006.

Arsitektur berakhir pada seluruh bagian asal serta ambang cetak biru pada akhir tahun melainkan pabrik pengerjaan gas yang terdapat di Suku bangsa Laffan. Seseorang ahli ucapan industri memublikasikan pada Maret 2007 kalau mereka mencoba sarana pendapatan serta penyaluran di UEA, serta diharapkan mulai bekerja pada Juni 2007. Pipa Tenaga Dolphin sejauh 260 mil( 420 kilometer) dikala ini mengirimkan 400 juta kaki kubik( 11 juta m kubik).) per hari cadangan gas alam dari cerang Utara ke pasar di UEA serta Oman.

Gas- ke- cair

Cetak biru GTL menemukan atensi yang penting di Qatar dalam sebagian tahun terakhir, serta penguasa Qatar awal mulanya memutuskan sasaran buat meningkatkan kapasitas 400. 000 bbl/ d( 64. 000 meter 3/ d) pada tahun 2012. Tetapi, pembatalan serta janji dengan cara kasar merendahkan ini. Pada bulan Februari 2007, ExxonMobil menghapuskan cetak biru Palm GTL- nya, yang direncanakan hendak menciptakan 154. 000 bbl/ d( 24. 500 meter 3/ d). Industri justru hendak meningkatkan Cetak biru Gas Barzan, yang dijadwalkan buat menyediakan 1, 5

miliyar kaki kubik( 42 juta m kubik) per hari pada tahun 2012. Pabrik Oryx GTL merupakan industri patungan dari QP serta Sasol- Chevron GTL, serta mempunyai 34. 000 bbl/ d( 5. 400 meter 3/ d) kapasitas.

Pabrik itu ditugaskan pada Juni 2006, namun permasalahan teknis membatasi asosiasi buat muat ekspor awal sampai April 2007. Pada Februari 2007, Royal Dutch Shell melangsungkan seremoni penaruhan batu awal buat Cetak biru Pearl GTL- nya. Pabrik Pearl hendak 51 persen dipunyai oleh QP, walaupun Shell hendak melaksanakan cetak biru dengan 49 persen saham.

Sarana ini diharapkan memakai materi dasar gas alam buat menciptakan 140. 000 bbl/ d( 22. 000 meter 3/ d) produk GTL. Cetak biru ini hendak dibesarkan dengan cara berangsur- angsur, dengan kapasitas 70. 000 bbl/ d( 11. 000 meter 3/ d) diharapkan pada tahun 2010 serta tahap kedua diharapkan pada tahun 2011. Cetak biru Pearl hendak jadi pembedahan GTL berintegrasi awal di bumi, yang berarti hendak mempunyai penciptaan asal yang berintegrasi dengan pabrik alterasi bumi.

Anak Perusahaan

Qatar Petrochemical Co.

Qatar merupakan negeri Teluk Persia awal yang membuat pabrik petrokimianya sendiri. Qatar Petrochemical Co.( QAPCO) dibuat pada 9 November 1974, dengan Ketetapan Emiri Nomor. 109, selaku industri patungan antara QP( 84 persen) serta CdF( Chimie de France) serta mengawali penciptaan etilen, polietilen densitas kecil, serta sulfur pada tahun 1981. Pada bulan Agustus 1990, kepemilikan QP di QAPCO menurun jadi 80 persen, dengan 20 persen lebihnya dipecah datar antara Enimont (Italia), serta Elf Aquitaine( Prancis) lewat anak industri Atochem.

Berartinya cadangan gas yang andal ditunjukkan pada tahun- tahun dini QAPCO, yang dirusak oleh kekurangan materi dasar etana yang mencuat dari instabilitas penciptaan gas terpaut dengan pergerakan harga minyak. Sarana QAPCO terdiri dari pabrik ethylene yang memproduksi 525. 000 metrik ton per tahun( MTPA), 2 pabrik low- density polyethylene( LDPE) dengan 360. 000 MTPA serta pabrik belerang dengan 70. 000 MTPA. Pemegang Saham saat ini merupakan Industries Qatar( 80 persen) serta Keseluruhan Petrochemicals( 20 persen).

Qatar Fertilizer Co.

Qatar Fertilizer Co.( QAFCO) dibuat pada tahun 1969 selaku industri patungan antara penguasa Qatar, Norsk Hydro Norway, Davy Power serta Hambros Bank, buat memproduksi amonia serta urea. Industri itu saat ini dipunyai oleh Industries Qatar( 75 persen) serta Yara International( 25 persen). QAFCO meresmikan pabrik pertamanya pada tahun 1973 dengan konsep kapasitas setiap hari 900 ton amonia serta 1000 ton urea.

Lingkungan QAFCO di Mesaieed City terdiri dari 4 sepur yang berintegrasi penuh; tiap sepur terdiri dari 2 bagian, satu buat penciptaan amonia serta yang yang lain buat urea, tidak hanya urea formaldehidasatuan. Keseluruhan kapasitas penciptaan tahunan QAFCO saat ini merupakan 2, 0 MMT amonia serta 2, 8 MMT urea, menghasilkan QAFCO selaku produsen urea tunggal terbanyak di bumi. Perluasan pabrik terkini dijadwalkan hendak berakhir pada dini 2011( QAFCO 5), memakai konsep Snamprogetti serta Haldor Topsoe. Kenaikan penciptaan amoniak hendak jadi 4. 600 metrik ton/ hari.

Qatar Chemical Co.

Qatar Chemical Co.( Q- Chem) merupakan industri Qatar yang dipunyai oleh Mesaieed Holding Company Company( MPHC) 49 persen, Chevron Phillips Chemical International Qatar Holdings LLC( Chevron Phillips Chemical Qatar) 49 persen, serta Qatar Petroleum( QP) 2 persen. MPHC kebanyakan dipunyai oleh QP. Sarana Q- Chem merupakan pabrik petrokimia berintegrasi kategori bumi yang sanggup memproduksi high- density polyethylene( HDPE) serta medium- density polyethylene( MDPE), 1- heksena, serta produk yang lain.

Lebih dari US$1 miliyar diinvestasikan buat merekayasa, membuat, serta melaksanakan sarana Q- Chem, yang mulai bekerja pada akhir tahun 2002. Lingkungan Q- Chem di Mesaieed Industrial City terdiri dari etilenaunit( sanggup memproduksi 500. 000 metrik ton per tahun (mtpa), sarana polietilen( sanggup 453. 000 mtpa), serta bagian 1- heksena( sanggup 47. 000 mtpa). Peninggalan Q- Chem pula melingkupi bagian penyembuhan serta pemadatan sulfur, bangunan pengantongan serta penyimpanan, bagian nitrogen, pabrik pengerjaan air, sistem penyejuk air laut, sarana bandar, serta bermacam bangunan administrasi.

Qatar Vinyl Co.( QVC)

Qatar Vinyl Company dibuat pada tahun 1997 serta terdapat di Kota Pabrik Mesaieed dekat 40 kilometer Selatan Doha. Posisi pabrik profitabel dari bidang tanah, prasarana, faedah biasa, keamanan, keamanan serta telekomunikasi. Pabrik mempunyai akses prasarana dermaga dengan kapasitas yang lumayan buat menampung kapal sampai 55. 000 ton buat memasukkan garam serta ekspor soda api, EDC serta VCM.

Sarana itu dibentuk oleh asosiasi Krupp Uhde GmBH serta Technip Italy dengan cara lump sum turnkey. Penanganan cetak biru digapai dekat 30 bulan sehabis penandatanganan Kontrak EPC, dengan permulaan sarana berjalan sepanjang suku tahun kedua tahun 2001. Daya kegiatan dini berjumlah dekat 180 pegawai. Pemegang saham Qatar Vinyl Co.( QVC) merupakan QAPCO, Mesaieed Petrochemical Holding Company, Qatar Petroleum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *